Serui – Kepedulian dan semangat gotong royong masyarakat kembali terlihat di lingkungan RW 1 Cinatua, Kelurahan Serui Jaya, Distrik Yapen Selatan. Perbaikan talud yang rusak akibat hantaman gelombang laut diawali dari inisiatif warga setempat bersama Ketua RT RW 1 Cinatua.
Seorang nelayan setempat, Bapak H. Jamaludin, mengambil langkah awal dengan memberikan bantuan material berupa batu, pasir, dan semen guna memperbaiki talud yang mengalami kerusakan cukup parah. Inisiatif tersebut disambut antusias oleh warga yang selama ini terdampak langsung oleh abrasi dan gelombang laut.
Pada Senin (16/2/2026), Ketua RT RW 1 Cinatua, Bapak Agus Dimara, bersama warga melaksanakan kerja bakti memperbaiki talud secara swadaya. Warga bahu-membahu mengangkut material dan memperbaiki bagian talud yang rusak demi melindungi permukiman serta akses jalan di kawasan pesisir Pantai Cina Tua.
Melihat semangat dan kekompakan masyarakat, bantuan tambahan berupa semen dan pasir kemudian turut datang dari Lurah Serui Jaya, Meilans Tompoh, serta Wakil Ketua II DPRK Kabupaten Kepulauan Yapen, Djorge D. Logianton. Dukungan tersebut menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap kebutuhan mendesak masyarakat pesisir.

Ketua RT RW 1 Cinatua, Agus Dimara, menyampaikan apresiasi atas kepedulian semua pihak yang telah membantu proses perbaikan talud.
“Kami sangat berterima kasih kepada Pak H. Jamaludin atas inisiatif awalnya, serta kepada Bapak Lurah Serui Jaya dan Wakil Ketua II DPRK yang telah memberikan bantuan tambahan semen dan pasir. Bantuan ini sangat membantu warga dalam mempercepat perbaikan talud,” ujarnya.
Sementara itu, H. Jamaludin menyampaikan bahwa langkah yang ia ambil merupakan bentuk tanggung jawab bersama sebagai warga yang tinggal dan menggantungkan hidup di wilayah pesisir.
“Ini demi kebaikan bersama. Selagi kita bisa lakukan dari kita untuk kita, itu lebih baik. Talud ini penting untuk melindungi rumah dan aktivitas kami sebagai nelayan,” ungkapnya.
Masyarakat RW 1 Cinatua berharap, perbaikan ini dapat memperkuat talud sehingga lebih tahan terhadap gelombang besar di masa mendatang. Warga juga berencana mendorong usulan renovasi talud dan jalan Pantai Cina Tua dalam forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), agar menjadi perhatian pemerintah daerah dan pemerintah provinsi.
Kolaborasi antara inisiatif warga dan dukungan pemerintah ini diharapkan menjadi contoh sinergi positif dalam menjaga dan membangun lingkungan pesisir secara berkelanjutan. (*)







