KEPYAPENKAB.GO.ID, Serui – Ketergantungan nelayan terhadap motor tempel sebagai penggerak perahu membuat keterampilan perawatan dan perbaikan mesin menjadi kebutuhan penting dalam menunjang aktivitas melaut. Hal inilah yang menjadi salah satu alasan Dinas Perikanan Kabupaten Kepulauan Yapen mendukung pelatihan motor tempel bagi kelompok nelayan setempat.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kepulauan Yapen, Daniel Reba, menilai pelatihan yang digagas Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi tersebut dapat membantu meningkatkan kemampuan teknis nelayan, terutama dalam merawat mesin yang digunakan untuk menunjang kegiatan penangkapan ikan.

Menurut Daniel, motor tempel memiliki peran penting dalam operasional perahu nelayan. Karena itu, kemampuan melakukan pemeliharaan dan perbaikan menjadi bekal yang bermanfaat bagi keberlangsungan usaha mereka.
“Ini merupakan langkah maju yang dilakukan teman-teman dari Dinas Tenaga Kerja karena sejalan dengan rencana strategis Dinas Perikanan, khususnya dalam menyiapkan sumber daya manusia nelayan,” ujar Daniel saat diwawancarai di Hotel Merdeka, Serui, Jumat (16/10/2026).
Ia menjelaskan, peningkatan keterampilan tersebut diharapkan dapat membantu nelayan memahami kondisi mesin, melakukan perawatan, serta menangani gangguan teknis sesuai kemampuan yang diperoleh selama pelatihan.
Daniel juga mengingatkan kelompok nelayan yang mendapat kesempatan mengikuti kegiatan tersebut agar memanfaatkannya dengan baik. Pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh diharapkan tidak berhenti pada saat pelatihan, tetapi diterapkan dalam aktivitas usaha sehari-hari.
“Gunakan peluang ini secara baik, karena melalui pelatihan ini mereka mendapatkan kemampuan dan pemahaman yang akan bermanfaat bagi kelangsungan usaha mereka,” pesannya.
Pelatihan motor tempel tersebut merupakan bagian dari program pendidikan dan pelatihan keterampilan kerja bagi Orang Asli Papua (OAP) yang dibuka Bupati Kepulauan Yapen, Benyamin Arisoy. Pembukaan kegiatan ditandai dengan penabuhan tifa dan penyematan kartu peserta.

Program yang didanai melalui Dana Otonomi Khusus (Otsus) Tahun Anggaran 2026 ini juga mencakup pelatihan komputer, operator alat berat dan Surat Izin Operator (SIO), perbengkelan motor darat, mebel, serta las listrik.
Dukungan Dinas Perikanan terhadap pelatihan motor tempel diharapkan dapat memperkuat keterampilan kelompok nelayan sekaligus menunjang kegiatan perikanan di wilayah pesisir dan pulau-pulau di Kabupaten Kepulauan Yapen.







