KEPYAPENKAB. GO. ID, SERUI, Jumat, 2 Oktober 2026 — Bupati Kepulauan Yapen, Benyamin Arisoy, SE, M.Si., melakukan tatap muka bersama manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Serui di Aula Rumah Jabatan Bupati, Jumat (2/10/2026). Pertemuan tersebut membahas evaluasi kinerja pelayanan rumah sakit, kesiapan menghadapi proses akreditasi, serta berbagai kebutuhan dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati bersama jajaran manajemen RSUD Serui mengevaluasi sejumlah aspek pelayanan, termasuk kesiapan menghadapi kunjungan tim KJSU dari Provinsi Papua yang akan melakukan pendampingan dan penilaian terhadap kesiapan rumah sakit.

Pembahasan juga difokuskan pada kelengkapan dokumen yang harus disiapkan oleh setiap bidang dan seksi, baik terkait peralatan rumah sakit, administrasi, maupun dokumen pendukung akreditasi RSUD Serui.
Tim akreditasi RSUD Serui direncanakan tiba pada Sabtu (3/10/2026), sementara proses akreditasi dijadwalkan mulai dilaksanakan pada Senin (5/10/2026). Seluruh jajaran manajemen dan tenaga kesehatan diharapkan memastikan seluruh persyaratan dan standar pelayanan telah dipersiapkan secara maksimal.
Dalam kesempatan tersebut, Dewan Pengawas RSUD Serui, dr. Yosep Rinta, menjelaskan bahwa salah satu fokus utama saat ini adalah memperpanjang surat izin operasional rumah sakit. Untuk itu, seluruh persyaratan administrasi, termasuk surat izin operasional sebelumnya dan dokumen pendukung lainnya, harus dilengkapi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

dr. Yosep Rinta menjelaskan, tim dari provinsi dalam proses ini lebih berperan sebagai pendamping, mengingat RSUD Serui saat ini masih berada pada kategori rumah sakit tipe C dan D sesuai ketentuan Kementerian Kesehatan.
Menurutnya, ke depan RSUD Serui akan terus berupaya meningkatkan strata kompetensi pelayanan, yakni menuju tingkatan madya, utama hingga paripurna, sesuai standar dan indikator penilaian yang berlaku.
Ia menambahkan, penilaian ke depan tidak lagi semata-mata melihat kelas rumah sakit, tetapi lebih menitikberatkan pada kompetensi pelayanan yang diberikan.
“Yang dinilai nantinya bukan lagi rumah sakitnya, tetapi pelayanannya. Kompetensi yang dinilai antara lain sumber daya manusia (SDM) dan kemampuan rumah sakit dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” jelas dr. Yosep Rinta.
Selain kesiapan administrasi dan akreditasi, pertemuan tersebut juga membahas berbagai kekurangan yang masih dihadapi RSUD Serui, termasuk kebutuhan penambahan layanan kesehatan, tenaga medis, serta fasilitas penunjang yang telah dipersiapkan oleh pihak rumah sakit.

Bupati Kepulauan Yapen, Benyamin Arisoy, dalam arahannya berharap manajemen RSUD Serui terus melakukan pembenahan internal, terutama dalam tata kelola organisasi dan koordinasi antarbidang, sehingga tidak menghambat pelaksanaan tugas dan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Bupati menegaskan seluruh jajaran rumah sakit harus memiliki komitmen untuk memperbaiki berbagai kekurangan yang ada dan membangun sistem kerja yang lebih efektif, sehingga mampu menghasilkan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Kepulauan Yapen.

Sementara itu, Komite Medik RSUD Serui menyampaikan sejumlah masukan terkait kebutuhan tenaga kesehatan, khususnya penambahan dokter umum untuk pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD). Penambahan tenaga dokter dinilai penting untuk memastikan pelayanan kepada pasien, terutama dalam kondisi darurat, dapat berjalan secara optimal.
Komite Medik juga mengusulkan peningkatan sertifikasi bagi tenaga perawat yang bertugas di IGD maupun Intensive Care Unit (ICU), termasuk pemenuhan fasilitas pendukung lainnya guna menunjang kompetensi tenaga kesehatan dan keselamatan pasien.
Menanggapi berbagai masukan tersebut, Bupati Benyamin Arisoy menginstruksikan Direktur RSUD Serui agar segera melengkapi persyaratan dan mengajukan kebutuhan rumah sakit kepada pemerintah daerah.

Bupati juga meminta agar seluruh kebutuhan rumah sakit diinventarisasi secara baik, sehingga dapat menjadi bahan pertimbangan pemerintah daerah dalam mendukung peningkatan pelayanan, baik dari sisi sumber daya manusia, sarana dan prasarana, maupun pengembangan layanan kesehatan.
Melalui pertemuan evaluasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen berharap RSUD Serui dapat memaksimalkan persiapan akreditasi, memperkuat tata kelola manajemen, serta meningkatkan kompetensi sumber daya manusia dan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Kepulauan Yapen.







