KEPYAPENKAB. GO. ID, SERUI — Kabupaten Kepulauan Yapen mulai mematangkan persiapan sebagai tuan rumah Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Provinsi Papua Tahun 2028. Persiapan tersebut dibahas dalam rapat yang berlangsung Selasa, 8 September 2026, di ruang rapat Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Yapen.
Rapat dihadiri oleh Ketua Umum Pesparawi Kabupaten Kepulauan Yapen, Ir Edi N Mudumi, M. Si, dan di pimpin oleh Ketua Harian Pesparawi Kabupaten Kepulauan Yapen, Saskar Paiderouw, S. Pd, MA bersama sejumlah pihak terkait untuk membahas langkah awal persiapan pelaksanaan Pesparawi di Yapen.

Saskar mengatakan, berdasarkan informasi dan keputusan resmi dari Pemerintah Provinsi Papua, Kabupaten Kepulauan Yapen akan menjadi tuan rumah Pesparawi Provinsi Papua yang pelaksanaannya dijadwalkan pada tahun 2028.
“Bupati Kepulauan Yapen juga sudah mendapatkan informasi mengenai keputusan resmi dari provinsi bahwa Pesparawi akan dilaksanakan di Yapen pada tahun 2028. Karena itu, persiapan harus mulai kita lakukan dari sekarang,” ujar Saskar.
Menurutnya, selain mempersiapkan kepanitiaan dan kebutuhan anggaran, penentuan waktu pelaksanaan juga menjadi bagian penting yang perlu dibicarakan secara bersama-sama.

Saskar menjelaskan, waktu pelaksanaan Pesparawi nantinya akan ditentukan bersama Bupati Kepulauan Yapen, dengan mempertimbangkan waktu yang tepat bagi peserta, khususnya agar tidak berbenturan dengan agenda pendidikan.
“Untuk waktu pelaksanaannya nanti kita akan menentukan bersama Bupati. Salah satu opsi yang kita pertimbangkan adalah pada saat libur semester atau sekitar pertengahan bulan Juli, sehingga dapat menyesuaikan dengan kalender pendidikan,” jelasnya.
Dalam rapat tersebut juga dibahas pembentukan komposisi kepanitiaan yang nantinya akan bertanggung jawab terhadap berbagai bidang dalam pelaksanaan Pesparawi. Selain itu, turut dibahas pembentukan tim penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB) untuk memetakan seluruh kebutuhan pembiayaan kegiatan.
“Rapat hari ini merupakan langkah awal. Kita membahas komposisi panitia dan tim RAB. Setelah dibahas dan disetujui, kepanitiaan dan RAB akan dilanjutkan dengan pelantikan panitia,” katanya.
Ia berharap seluruh pihak dapat memberikan dukungan dan terlibat aktif dalam proses persiapan, sehingga pelaksanaan Pesparawi Provinsi Papua 2028 di Kabupaten Kepulauan Yapen dapat dipersiapkan secara matang.

Pesparawi diharapkan tidak hanya menjadi ajang perlombaan paduan suara gerejawi, tetapi juga menjadi momentum mempererat persaudaraan dan kebersamaan, sekaligus memperkenalkan potensi budaya dan pariwisata Kabupaten Kepulauan Yapen kepada peserta serta tamu dari berbagai daerah di Provinsi Papua.

Dengan persiapan yang dilakukan sejak dini, Kabupaten Kepulauan Yapen diharapkan mampu menjadi tuan rumah Pesparawi Provinsi Papua 2028 yang sukses, tertib dan memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh kontingen.







