sbobet onlineslot gacor
Apel Gabungan Kesiapsiagaan, Wabup Yapen Tekankan Kesiapsiagaan Hadapi Kemarau Panjang - KEPULAUAN YAPEN

Apel Gabungan Kesiapsiagaan, Wabup Yapen Tekankan Kesiapsiagaan Hadapi Kemarau Panjang

KEPYAPENKAB. GO. ID, Serui – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen memperkuat kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta dampak kemarau panjang yang diperkirakan berlangsung hingga Desember 2026.

Langkah tersebut ditandai dengan pelaksanaan apel gabungan dan pengecekan armada pemadam kebakaran yang digelar di Lapangan Alun-Alun Serui, Jumat pagi (28/8/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kewaspadaan, sinergitas dan koordinasi lintas sektor dalam menghadapi potensi Karhutla.

Apel gabungan dipimpin Wakil Bupati Kepulauan Yapen, Roi Palunga. Dalam amanatnya, ia mengingatkan seluruh jajaran pemerintah daerah, TNI, Polri serta masyarakat agar meningkatkan kesiapsiagaan menyusul kondisi kemarau yang terjadi di wilayah Kepulauan Yapen.

Roi menjelaskan, fenomena El Nino dengan intensitas tinggi turut berdampak terhadap kondisi cuaca dan ketersediaan air. Berdasarkan informasi BMKG, kondisi kemarau diperkirakan masih berlangsung hingga Desember sehingga diperlukan langkah antisipasi sejak dini.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi seluruh unsur dalam melakukan pencegahan, terutama untuk menghindari terjadinya kebakaran yang dapat meluas dan menimbulkan dampak bagi masyarakat maupun lingkungan.

Kita tidak boleh menunggu sampai terjadi kebakaran baru bergerak. Pencegahan dan kesiapsiagaan harus dilakukan mulai sekarang dengan melibatkan seluruh elemen,” ujar Roi.

Selain ancaman Karhutla, kondisi kemarau juga berdampak terhadap ketersediaan air bersih. Dari dua sumber mata air yang selama ini dimanfaatkan, salah satunya dilaporkan mengalami penurunan debit yang cukup signifikan sehingga hampir tidak dapat difungsikan secara optimal.

Kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah. Masyarakat diminta menggunakan air secara bijak dan tidak berlebihan agar pasokan yang tersedia dapat dinikmati secara merata.

Wakil Bupati juga meminta masyarakat segera melaporkan apabila menemukan kebocoran pada jaringan atau pipa air. Perbaikan yang cepat diperlukan agar tidak terjadi pemborosan air, terutama di tengah kondisi kemarau panjang.

Di sisi lain, seluruh ASN, kepala distrik dan kepala kampung diminta turut menjadi bagian dari upaya pencegahan Karhutla dengan memberikan edukasi kepada masyarakat. Warga yang membuka lahan atau membuat kebun juga diingatkan agar tidak menggunakan api secara sembarangan yang berpotensi merambat ke kawasan hutan.

Roi meminta para kepala distrik dan kepala kampung meningkatkan pengawasan di wilayah masing-masing. Mereka diharapkan tetap siaga di wilayah kerja dan segera melaporkan apabila menemukan titik api sehingga pemerintah dapat mengambil langkah penanganan dengan cepat.

Menurutnya, kondisi keterbatasan anggaran akibat kebijakan efisiensi harus disikapi dengan memperkuat koordinasi dan pencegahan. Dukungan TNI dan Polri juga dinilai sangat penting dalam membantu pemerintah daerah menghadapi potensi bencana.

Dalam kondisi seperti ini, sinergi menjadi kekuatan kita. Jangan ada sekat, mari bersama-sama menjaga lingkungan dan mencegah agar kondisi yang lebih besar tidak terjadi,” tambahnya.

Usai apel gabungan, Wakil Bupati Roi Palunga bersama jajaran Forkopimda melaksanakan pengecekan armada pemadam kebakaran. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana apabila sewaktu-waktu dibutuhkan dalam penanganan Karhutla maupun kondisi darurat lainnya di Kabupaten Kepulauan Yapen.