sbobet onlineslot gacor
Bupati Yapen Lepas Mahasiswa KKN Uncen, Apresiasi Pengabdian di Kampung - KEPULAUAN YAPEN

Bupati Yapen Lepas Mahasiswa KKN Uncen, Apresiasi Pengabdian di Kampung

KEPYAPENKAB. GO. ID, Serui – Bupati Kepulauan Yapen, Benyamin Arisoy, SE., M.Si., melepas mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Cenderawasih (Uncen) yang telah melaksanakan pengabdian di sejumlah distrik di Kabupaten Kepulauan Yapen selama kurang lebih satu bulan, Rabu (26/08/2026).

Pelepasan mahasiswa KKN tersebut ditandai dengan penyerahan plakat oleh Bupati Kepulauan Yapen kepada Wakil Rektor I Universitas Cenderawasih, Dirk Runtuboy.

Dalam sambutannya, Bupati Benyamin Arisoy menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada mahasiswa KKN Uncen yang telah berkontribusi melalui berbagai program kerja dan kegiatan di tengah masyarakat.

Atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Kepulauan Yapen, Bupati menyampaikan terima kasih kepada seluruh mahasiswa yang telah hadir, bekerja, dan memberikan kontribusi bagi masyarakat di sejumlah kampung.

Menurutnya, pelaksanaan KKN memberikan manfaat tidak hanya bagi mahasiswa sebagai bagian dari proses pendidikan, tetapi juga bagi pemerintah daerah dan masyarakat melalui berbagai kegiatan yang dilaksanakan secara langsung di lapangan.

Bupati berharap para mahasiswa tetap menjaga semangat untuk berkarya dan mengabdi bagi bangsa dan negara. Ia juga berpesan agar berbagai hasil kerja dan program yang telah dilaksanakan selama KKN dapat terus dijaga dan dipelihara sehingga manfaatnya tetap dirasakan masyarakat.

Sementara itu, Wakil Rektor I Universitas Cenderawasih, Dirk Runtuboy, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen dan seluruh masyarakat yang telah menerima mahasiswa KKN Uncen dengan tangan terbuka.

Dirk mengatakan, penarikan mahasiswa KKN bukan sekadar berakhirnya masa pengabdian selama kurang lebih satu bulan, tetapi menjadi momentum bagi mahasiswa untuk membuka perjalanan baru yang lebih besar setelah mendapatkan pengalaman langsung bersama masyarakat.

Selama berada di Yapen, para mahasiswa hadir membawa semangat untuk bekerja, belajar, sekaligus memberikan sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat.

KKN ini merupakan ruang pendidikan yang sesungguhnya. Di Kabupaten Kepulauan Yapen, mahasiswa belajar bahwa membangun Papua membutuhkan kepedulian, kerendahan hati, ketulusan, kehadiran, dan kerja sama,” ujar Dirk.

Ia berharap pengalaman yang diperoleh mahasiswa selama melaksanakan KKN di Kepulauan Yapen tidak berhenti setelah mereka kembali ke kampus. Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal dalam perjalanan mereka ke depan serta membentuk kepedulian terhadap pembangunan Papua.

Biarlah Yapen meninggalkan jejak di hati dan perjalanan mahasiswa sekalian,” tuturnya.

Kegiatan tersebut menjadi penanda berakhirnya pelaksanaan KKN Uncen di Kabupaten Kepulauan Yapen sekaligus memperkuat hubungan kerja sama antara Universitas Cenderawasih, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan serta pemberdayaan masyarakat.