Wakil Bupati Roi Palunga Terima Tim ESDM, Survei PLTS Komunal di 20 Kampung Kepulauan Yapen

Serui – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen menerima kunjungan tim dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dalam rangka survei lapangan perencanaan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Komunal di wilayah Kepulauan Yapen.

Tim ESDM diterima langsung oleh Wakil Bupati Kepulauan Yapen, Roi Palunga, di ruang kerjanya pada Jumat, 13 Februari 2026. Dalam pertemuan tersebut, Wakil Bupati didampingi oleh Plt. Kepala Dinas PUPRPKP, Jumirto Bongga dan Ibu Endang dari Bapperinda Kepulauan Yapen.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut surat resmi ESDM bernomor B-106/PB.09/DES/2026 tertanggal 06 Februari 2026, yang menyebutkan pelaksanaan survei Studi Kelayakan (Feasibility Study/FS) dan Detail Engineering Design (DED) PLTS Komunal pada 8–18 Februari 2026.

Survei dilakukan untuk memperoleh data teknis, kondisi lapangan, serta aspek pendukung lainnya sebagai dasar perencanaan dan perancangan PLTS yang sesuai dengan potensi dan kebutuhan daerah.

Wakil Bupati Roi Palunga menyampaikan respon positif atas program tersebut. Ia menilai rencana pembangunan PLTS Komunal sangat penting, terutama untuk kampung-kampung yang masih terbatas akses energi.

“Kami sangat merespon program ini. PLTS Komunal bukan sekadar proyek, tetapi harapan baru bagi kampung-kampung yang selama ini masih terbatas listrik. Karena itu saya minta pemerintah distrik, kampung, dan seluruh masyarakat ikut mengawal, supaya program ini berjalan baik dan benar-benar sampai ke masyarakat,” tegas Roi Palunga.

Menurutnya, keberhasilan program ini tidak hanya bergantung pada pemerintah pusat, tetapi juga membutuhkan dukungan penuh dari jajaran pemerintah daerah hingga masyarakat di tingkat bawah.

20 Kampung di Kepulauan Yapen Masuk Lokasi Survei

Berdasarkan lampiran daftar lokasi survei, terdapat 20 kampung di Kabupaten Kepulauan Yapen yang masuk dalam agenda survei PLTS Komunal. Lokasi tersebut tersebar di lima distrik, yakni Kepulauan Ambai, Nusawani, Poom, Windesi, dan Raimbawi.

Adapun kampung-kampung yang masuk lokasi survei adalah:

Distrik Kepulauan Ambai ; Adiwipi, Imboriawa dan Wamori

Distrik Nusawani ; Dorau, Nuniandei, Perea, Saweru dan Umani

Distrik Poom ; Mokiroan, Warioi, Rarisi dan Serewen

Distrik Windesi ; Asai, Saruman, Windesi, Karawi, Aryobu dan Rosbori

Distrik Raimbawi ; Aisau dan Sawendui

Dalam surat tersebut, ESDM juga meminta dukungan pemerintah daerah untuk menugaskan staf pendamping selama pelaksanaan survei. Biaya akomodasi dan perjalanan dinas untuk dua orang pendamping disebut dapat ditanggung oleh Balai Besar Survei dan Pengujian KEBTKE sesuai ketentuan standar biaya pemerintah.

Rencana pembangunan PLTS Komunal ini sejalan dengan agenda transisi energi nasional melalui pemanfaatan energi baru terbarukan. Selain memperluas akses listrik, PLTS Komunal juga diharapkan menjadi solusi bagi kampung-kampung kepulauan yang selama ini masih mengalami keterbatasan pasokan energi.

Pemkab Kepulauan Yapen menyatakan siap mendukung pelaksanaan survei hingga tahapan lanjutan, agar program tersebut dapat berjalan tepat sasaran dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat. (*)