Pj. Bupati Yapen Hadiri Rapat Paripurna DPRD Terkait Pembahasan Raperda APBD Tahun Anggaran 2023.

Kepulauan Yapen, Serui – Penjabat Bupati (Pj) Kepulauan Yapen Cyfrianus Yustus Mambay, S. Pd, M. Si menghadiri Rapat Paripurna I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Kepulauan Yapen, Dalam Rangka Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah Tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kepulauan Yapen Tahun Anggaran 2023 di Ruang Paripurna DPRD Yapen Jl. Irian, Distrik Yapen Selatan. Pada Rabu, (11/01/2023).

Rapat paripurna dipimpin langsung Ketua DPRD Yapen Yohanes G. Raubaba, S.Sos. dan didampingi Wakil Ketua 1 DPRD Yapen Jasten Simanjuntak, Wakil Ketua 2 DPRD Yapen Fredolin Warkawani, Dihadiri oleh 18 Anggota DPRD di setiap Fraksi dari 25 orang Anggota , Turut menyaksikan rapat Paripurna I ini ,Jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah Erni R. Tania, Para Pimpinan OPD, Pimpinan Partai Politik dan para tamu undangan lainnya.

Ketua DPRD Yapen Yohanes G. Raubaba setelah membuka Rapat Paripurna, selanjutnya memberikan kesempatan kepada Penjabat Bupati Yapen Cyfrianus Yustus Mambay, untuk membacakan rancangan Raperda dan APBD tahun anggaran 2023.

Mengawali pembacaan Raperda APBD 2023, Pj. Bupati Yapen menyampaikan penghargaan dan terimakasih kepada pimpinan dan anggota DPRD, dengan harapan semoga Raperda APBD tahun 2023 yang disampaikan dan diserahkan untuk dibahas oleh alat-lalat kelengkapan Dewan melalui rapat Paripurna untuk bisa dapat diterima dan disetujui selanjutnya bisa ditetapkan menjadi Peraturan daerah Kabupaten Kepulauan Yapen.

Pj. Bupati Yapen menyampaikan rancangan Peraturan Daerah tentang Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen Tahun Anggaran 2023, berdasarkan nota Kesepakatan kebijakan umum APBD dan prioritas plafon anggaran sementara APBD tahun anggaran 2023 yang telah ditandatangani bersama antara pemerintah daerah dan DPRD beberapa waktu yang lalu.

Dikatakan Pj Bupati Yapen, bahwa terlaksananya rapat Paripurna ini tidak terlepas dari dukungan dan sinergitas yang baik dari Ketua dan anggota DPRD dalam memberi masukan kepada Pemda guna terwujudnya rancangan APBD 2023 yang berkualitas, Transparan, Akuntabel serta berorientasi untuk kepentingan masyarakat di Kabupaten Kepulauan Yapen.

Menurut Pj Bupati Yapen, sesuai rencana kerja Pemda dan rancangan APBD Yapen tahun 2023, terdapat kebijakan pendapat daerah, kebijakan belanja daerah dan kebijakan pembiayaan daerah. Mengacu pada kebijakan anggaran pendapatan daerah maka pendapatan daerah dalam rancangan APBD tahun 2023 direncanakan sebesar 1 Triliun, 164 Milyar, 373 Juta, 150 Ribu rupiah.

Dimana target PAD sebesar 50 Milyar, 209 Juta, 867 Ribu rupiah, yang diperoleh dari pajak daerah 10 Milyar, 203 Juta, 600 Ribu rupiah, dan Retribusi daerah sebesar 8 Milyar, 60 Juta rupiah sedangkan hasil pengelolaan kekayaaan daerah yang dipisahkan sebesar 7 Milyar, 296 Juta, 712 ribu rupiah, dan PAD lain yang sah sebesar 24 Milyar, 649 Juta, 555 ribu rupiah.

Kemudian disampaikan lebih lanjut bahwa komponen Pendapatan transfer yang ditargetkan sebesar 1 Triliun, 114 Milyar, 163 juta, 283 Ribu rupiah, yang diperoleh dari pendapatan transfer pemerintah pusat sebesar Triliun, 100 Milyar, 909 Juta, 668 Ribu rupiah, serta pendapatan transfer antar daerah sebesar 13 Milyar, 253 Juta, 615 ribu rupiah.

Tentang kebijakan belanja daerah, Menurutnya direncanakan 1 Triliun, 153 Milyar, 439 Juta, 444 ribu rupiah yang digunakan untuk belanja operasi sebesar 709 milyar, 793 juta, 348 ribu, 979 rupiah yang meliputi belanja Pegawai 315 milyar, 367 juta, 75 ribu, 65 rupiah belanja barang dan jasa sebesar 330 milyar, 488 juta, 162 ribu, 230 rupiah.

Belanja bunga sebesar sebesar 12 milyar, 292 juta, belanja hibah sebesar 35 milyar, 737 juta, 190 ribu, 684 rupiah, serta belanja bantuan sosial sebesar 15 milyar, 908 juta, 921 rubu rupiah.

Sehingga kebijakan belanja daerah dalam RAPBD Yapen tahun anggaran 2023, juga untuk belanja modal/belaja program dan giat sebesar 5 milyar, 379 juta, 231 ribu, 21 rupiah, dan belanja tidak terduga sebesar 5 milyar, 500 juta rupiah, serta belanja transfer sebesar 156 milyar, 766 juta, 864 ribu rupiah.

Lebih lanjut dijelaskan Pj Bupati Yapen bahwa terkait kebijakan pembiayaan daerah untuk TA 2023, direncanakan pengeluaran pembiayaan sebesar 10 milar, 933 juta, 706 ribu rupiah, yang terdiri dari penyertaan modal daerah sebesar 2 milyar, 105 juta, yang diperuntukan ke Bank Papua sebesar 1 milyar, 105 juta rupiah dan kepada PDAM 1 milyar, dan pembayaran cicilan pokok utang sebesar 8 milyar, 828 juta, 706 ribu rupiah.

Berdasarkan potensi pendapatan daerah 1 triliun, 164 milyar, 373 juta, 150 ribu rupiah, 444 ribu rupiah maka terjadi surplus anggaran sebesar 10 milyar, 933 juta, 706 ribu rupiah. Penjelasan Pj Bupati Yapen mengakhiri pembacaan usulan pada pembukaan sidang RAPBD tahun 2023.

Humas Pemda Yapen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

WhatsApp chat