Dinas Perikanan Prov. Papua Apresiasikan Pembudidaya Rumput laut Yapen.

Reporter : Robby Mesak

Serui – Selasa, 09/03/2021, Kabid. Produksi Kelautan dan Perikanan Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Papua Yan Elvid Wayeni, S.Pi, M.Si didampingi Kepala Dinas Perikanan Kepulauan Yapen, Daniel Reba, SE bersama stafnya hadir dalam panen bibit pengembangan rumput laut di Sarwandori distrik Kosiwo kabupaten kepulauan Yapen.

Yan Elvid Wayeni, S.Pi, M.Si mengatakan hadirnya Dinas Perikanan dan Kelautan Propinsi Papua melihat secara langsung proses panen bibit pengembangan rumput laut tahap dua oleh pembudidaya saat ini sangat luas biasa, dari tiga wilayah Kabupaten Yapen, Biak Numfor, dan Supiori yang ditetapkan oleh Propinsi Papua, untuk pengembangan rumput laut Kepulauan Yapen berada pada posisi pertama sehingga terbukti pada tahun 2020, Dinas Perikanan Propinsi melakukan Rapat evaluasi dan langsung ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah kabupaten Kepulauan Yapen untuk pengembangan rumput laut dan direspon baik oleh pembudidaya.

“Untuk Kabupaten Kepulauan Yapen, Biak Numfor dan Supiori anggarannya sudah ada setiap tahunnya, tetapi kami dari Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Papua sudah punya target apabila dari tiga wilayah ini, yang merespon dan menindaklanjuti kegiatan program unggulan ini akan mendapat biayanya lebih besar, karena kita sudah tidak lagi melakukan pemerataan untuk wilayah yang tidak mengembangkan sektor budidaya sesuai potensi di wilayahnya masing-masing.” jelasnya.

Dirinya menyampaikan, Kabupaten Kepulauan Yapen mempunyai Respon yang luar biasa, sehingga kami akan fasilitasi baik dari perencanaan sampai kepada pasar, dimana dalam panen bibit pengembangan tahap kedua, sudah berkembang menjadi 500 kilogram basah, dimana sebelumnya pada tahap awal 150 kilogram dengan cara long line, oleh sebab itu ia mengatakan bahwa akan terus mengikuti perkembangan pertumbuhan rumput laut di pengembangan ketiga nantinya. Ia juga berharap mortalitas dari rumput laut ini bisa kita turunkan sampai nol, agar pengembangan sampai pembesaran produksi rumput laut ini bisa kembali stabil, jelasnya lagi.

“Untuk budidaya rumput laut kami harus siapkan namanya kultur jaringan, karena kultur jaringan ini sebagai penyiapan bibit itu yang bisa adanya kontinuitas dalam budidaya rumput laut. Provinsi Papua memiliki Balai yang berada bosnik kabupaten Biak Numfor, jadi kalau budidaya rumput laut mengalami kesulitan dengan bibit kami sudah siapkan, karena butuh biaya cukup besar jika didatangkan bibit dari luar Papua.” tutupnya Kabid. Produksi Kelautan dan Perikanan.

(Foto : Robby Mesak)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *