Terbukti secara bertahap terus bertambah, dinas Perikanan Kabupaten Kepulauan akan fokus ke ini

Reporter : Robby Mesak

Sarwandori – Pengembangan sektor budidaya juga menjadi program unggulan Kementrian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, beberapa komoditas unggulan ditekankan untuk dikembangkan melalui penerapan kontrak kerja produksi dengan Kabupaten/Kota yang memiliki potensi budidaya. Diharapkan dengan penerapan kontrak kerja tersebut dapat memicu Kabupaten/Kota agar lebih gigih mengembangkan sektor budidaya sesuai potensi di wilayah masing-masing.

Rumput laut merupakan salah satu komoditas perikanan yang memiliki nilai ekonomis, melalui program unggulan ini Dinas Perikanan Kepulauan Yapen kembali menghidupi rumput laut yang sejak beberapa tahun lalu mulai perlahan hilang di Kepulauan Yapen, kembali hidup dengan adanya pengadaan bibit rumput laut melalui dana Otsus 2020, dimana Dinas Perikanan melakukan star up kembali pengembangan budidaya rumput laut dengan beberapa kelompok pembudidaya dikampung Sarwandori.

Dalam melakukan Panen Pengembangan Budidaya Rumput Laut tahap kedua di kampung Sarwandori ini, dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Perikanan Kepulauan Yapen, Daniel Reba, SE. didampingi Yan Elvid Wayeni, S.Pi, M.Si selaku Kabid. Produksi Kelautan dan Perikanan Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Papua. (Selasa, 09/03/21).

Untuk diketahui Proses panen pengembangan rumput laut serta penebaran bibit rumput laut yang dilakukan dengan cara long line.

Kepala dinas Perikanan Kepulauan Yapen, Daniel Reba ketika diwawancarai media mengatakan dinas Perikanan bersama kelompok  budidaya rumput laut di Sarawandori melakukan giat panen pengembangan bibit rumput laut, yang berawal dari panen pengembangan tahap pertama mendapatkan hasil seberat 150 kilogram dan saat panen pengembangan tahap kedua sudah berkembang menjadi 500 kilogram, untuk itu Ia menyampaikan bahwa akan terus mengikuti perkembangan pertumbuhan rumput laut di pengembangan ketiga, yang direncanakan akan dilakukan pada tanggal 09 April 2021.

Sementara itu Yan Elvid Wayeni, S.Pi, M.Si., Kabid Produksi Kelautan dan Perikanan Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Papua mengatakan bahwa, dari tiga wilayah yang ditetapkan oleh Propinsi untuk pengembangan rumput laut, Kepulauan Yapen berada pada posisi pertama, sehingga terbukti pada tahun 2020 kita dari Dinas Perikanan Propinsi melakukan evaluasi dan langsung ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah kabupaten Kepulauan Yapen untuk pengembangan rumput laut dan direspon sangat luar biasa oleh pembudidaya.

“Sehingga kami dari Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Papua harus hadir untuk mengikuti panen bibit rumput laut, dalam panen bibit ini kami berharap mortalitas dari rumput laut ini bisa kita turunkan Sampai nol, agar pengembangan sampai pembesaran produksi rumput laut ini bisa kembali stabil” jelasnya.

Yoseph Takanyuai selaku Kordinator pembudidaya Rumput laut juga menyampaikan aspirasi bagi pemerintah daerah kabupaten Kepulauan Yapen, yang mana ia berterimakasih dan bersyukur bahwa pemerintah sudah memberikan perhatian bagi kelompok pembudidaya dikampung Sarwandori, sehingga ia berharap ke depan rumput laut dapat menjadi komoditi unggulan yang memiliki nilai ekonomis bagi para pembudidaya.

(Foto – Vidio : Robby Mesak)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *