Melewati Badai Pergumulan Akhirnya, Gedung GBGP di resmikan oleh Asisten I Sekda Tata Pemerintahan Kepulauan Yapen.

Reporter : Robby Mesak

Rondepi – Asisten I Sekda Kabupaten Kepulauan Yapen sekaligus Ketua Sinode GBGP di tanah Papua, Pdt. Portunatus Numberi, SE, M.S.i hadiri Peresmikan dan Penthabisan Gedung Baru Gereja Bethel Gereja Pantekosta (GBGP) Jemaat Sion Rondepi, Distrik Kepulauan Ambai Pada Sabtu, 26/12/20).

Asisten I Tata Pemerintahan hadir bersama Sekretaris Umum GBGP Papua Pdt. Indra Karubaba, Pemerintah Distrik, Pemerintah Kampung, Hamba-hamba Tuhan dari Dominasi gereja, tamu undangan dari beberapa kabupaten dan Warga Jemaat.

Prosesi peresmian lewat pengguntingan Pita dan buka selubung papan nama dilakukan oleh Asisten I Sekda Kabupaten Kepulauan Yapen, Pdt. Portunatus Numberi, SE, M.S.i serta dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti sekaligus penyerahan kunci gedung Gereja oleh panitia pembangunan kepada Sekretaris Umum Sinode GBGP Pdt. Indra Karubaba, S.H. menandakan peresmian gedung gereja yang sudah dinantikan selama 7 tahun tersebut, yang mana saat pembangunannya sempat beberapa kali mengalami kendala diantaranya bencana alam gempa, tertimpa tanah longsor serta hambatan-hambatan lainnya akhirnya secara resmi dapat dipergunakan untuk Beribadah.

Dalam sambutannya Asisten I Sekda Kabupaten Kepulauan Yapen mengatakan bahwa, atas nama Pemerintah mengucapkan selamat kepada gembala dan seluruh warga jemaat GBGP Sion Rondepi atas keberhasilannya dalam membangun gedung gerejanya yang baru.

“Sukacita yangang dirasakan oleh warga jemaat GBGP Sion Rondepi atas keberhasilannya dalam membangun gedung gereja yang baru, juga dirasakan Pemerintah Daerah, karena keberhasilan yang dicapai ini dipandang Pemerintah Daerah sebagai bukti akan suatu kemajuan di tengah kemitraan yang terbangun antara Gereja dengan Pemerintah begitu juga sebagai wujud dukungan bagi pembangunan umat Tuhan di kabupaten Kepulauan Yapen demi memperoleh kenyamanan dalam kegiatan peribadatan”.

Dirinya berpesan, agar gedung gereja tersebut dapat dirawat dengan baik sebagai aset milik bersama, asetnya warga Jemaat GBGP Sion dan juga aset seluruh masyarakat di kampung Rondepi agar keberadaannya tidak mudah rusak, melainkan terus terjaga fisik dan kekudusannya untuk jangka waktu yang lama.

Sementara itu, Sekretaris Umum Sinode GBGP Pdt. Indra Karubaba, S.H. menambahkan bahwa mengulas kembali pergerakan Obor Pantekosta di Tanah Papua yang dipelopori oleh Pdt. Jonathan Itaar kala itu, serta di lanjutkan misi ke Kepulauan Ambai, Kampung Rondepi dan perintisan pelayanan Jemaat mula-mula oleh Pdt. Frists Diara Karubaba. Pdt. Indra

Karbubaba juga menjelaskan bahwa dengan adanya gereja GBGP Sion Rondepi berdiri sebagai gereja pertama di kampung Rondepi, sehingga atas dasar itu lah ia hadir pada hari ini dalam kapasitas Badan Pengurus Sinode, tapi juga sebagai anak pendiri dengan melanjutkan perintisan yang sudah dibangun oleh orang tua di tempat ini. Ia jg mengatakan bahwa dengan adanya peresmian gedung gereja yang memadai ini harus disertai dengan pelayanan yang baik dan memadai, sesuai visi dan misi GBGP di Papua, menjalankan tugas amanat Agung Tuhan yaitu memberitakan Injil dan juga sebagai mitra kerja pemerintah daerah, serta harus bisa merangkul umat untuk kesejahteraan iman kepercayaan kepada Tuhan.

Dirinya juga memberikan Apresiasi dan ungkapan terimakasih kepada pemerintah Daerah, para donatur dan warga Jemaat yang mana sudah berpartisipasi hingga hari ini, sehingga kita boleh melakukan peresmian gedung gereja yang baru, kiranya obor dan semangat Pantekosta ini terus menyala sampai Maranatha.

(Foto / Vidio : C.R.I)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *