Simulasi penanganan Pasien Covid-19 Meninggal Dunia di RSUD Serui, ini tahapan evakuasi hingga pemakaman.

Reporter : Andrew Woria

Serui – Rumah Sakit Umum Daerah Serui, akhirnya menerapkan SOP Kesehatan Covid-19 ketika menangani pasien meninggal dunia. Hal ini dilakukan RSUD untuk menghadapi situasi terburuk, ketika adanya pasien yang meninggal mulai dari ruang perawatan, dijemput di kamar jenazah hingga ke pemakaman.

Dalam simulasi yang dilakukan pada hari Rabu, 22/07/2020 dr. Eli Kurni menjelaskan bahwa hal ini dilakukan dengan tujuan, agar petugas medis dapat melaksanakan standar dalam melayani jenazah pasien suspect covid-19 di RSUD Serui, dengan beberapa tahapan antara lain setiap orang yang terlibat, wajib menggunakan APD lengkap level 3, melakukan kebersihan tangan sebelum dan sesudah kontak dengan jenazah, wajib melakukan dekontaminasi terhadap ruangan, tempat tidur yang ditempati oleh jenazah, sementara itu jenazah dimasukkan ke dalam kantong jenazah serta dilakukan dekontaminasi, kemudian menyiapkan plastik pembungkus jenazah dan dibawa menuju ke ruangan jenazah, untuk dilakukan proses pemulasaran jenazah. Kemudian dari ruang jenazah, akan dilanjutkan dengan penyelamatan dan didoakan sebelum dibawa menuju kepemakaman, begitu dibawa keluar dari ruang perawatan ke dalam mobil jenasah, kembali para petugas di dekontaminasikan dan setelah itu menuju ke Pemakaman. Penanggung jawab pojok covid-19 Kabupaten Kepulauan Yapen ini juga menjelaskan bahwa ketika ditemui kasus positif covid-19 pada RSUD Serui dan meninggal dunia, berarti saat ini RSUD Serui telah siap untuk menangani jenazah pasien tersebut.

“Untuk diketahui bahwa semua proses mulai dari ruang perawatan ruang isolasi, hingga menuju ke kuburan atau pemakaman, dilakukan dengan tahapan proses dekontaminasi atau penyemprotan disinfektan, untuk menyebar penularan atau penyebaran dari covid-19”. pungkas nya.

dr. Eli menambahkan bahwa pihaknya tidak melarang bagi keluarga yang berduka untuk menghadiri pemakaman, akan tetapi harus memperhatikan protokol-protokol kesehatan yang telah ditetapkan, diantaranya seperti dengan menjaga jarak serta wajib menggunakan masker. Dalam proses simulasi yang dilakukan kali ini dihadiri secara langsung oleh Direktur RSUD Serui, dr. Jhonny B. Abaa, serta sejumlah perwakilan TNI dan Polri.

Di kesempatan ini juga, dr. Eli Kurni mengungkapkan ungkapan terima kasih kepada pemerintah daerah Kabupaten Kepulauan Yapen, yang terus mendukung manajemen RSUD Serui, selain itu ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kepulauan Yapen, yang mendukung secara langsung maupun tidak langsung ungkapnya.

(Foto & video : C.R.I)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *