Apel Jumat, Pimpinan OPD diminta Pro Aktif Hadapi Audit BPK

Reporter : Andrew Woria

Serui – ASN di lingkup pemda Kepulauan Yapen kembali melaksanakan apel gabungan jumat, pada 10 Juli 2020. Bertindak sebagai pembina Apel, adalah Sekretaris Daerah Kepulauan Yapen, Ir. Alexander Nussy, MM., dalam arahannya, ia menyampaikan bahwa ia berterima kasih kepada jajaran ASN yang masih setia melaksanakan tugasnya dan mengikuti apel, walaupun saat ini berada di tengah pandemi covid-19 di kabupaten Kepulauan Yapen. Sekda meminta agar para ASN tetap memakai Protokol Kesehatan.

“Kita sebagai Pegawai Negeri Sipil, mari kita jadi contoh dan teladan. Saya yakin dan percaya bahwa kitong semua tidak mau sakit, oleh karena itu tetap berdoa dan melaksanakan segala sesuatu yang berhubungan dengan pencegahan covid-19. ” ujarnya.

Sekda meminta agar para ASN di Pemda Kepulauan Yapen, harus terus menjadi contoh dan teladan dalam menghadapi covid-19 dengan menerapkan Protokol Kesehatan. Selain itu dirinya mengingatkan jajaran OPD dalam rangka menyambut peringatan HUT RI ke-75 Tahun di bulan agustus nanti, agar dapat memasang umbul-umbul di setiap gedung kantor masing-masing OPD. Walaupun nantinya pada momen HUT RI di tahun 2020 akan berbeda. Ia juga meminta agar umbul-umbul tak hanya di pasang di gedung-gedung kantor saja, tetapi juga di rumah, hingga kendaraan kendaraan dinas.

Dalam apel ini, sekda juga menyerahkan secara simbolis, bendera kepada pimpinan OPD untuk di pakai di kendaraan operasionalnya. Selain itu dirinya menyampaikan bahwa saat ini, BPK RI perwakilan Papua telah melakukan audit fisik secara online di Kepulauan Yapen, audit ini berjalan hingga tanggal 20 Juli 2020, sehingga data-data yang diperlukan untuk segera di lengkapi dan siapkan, ia mengakui bahwa dirinya masih ditelfon karena ada beberapa OPD yang belum menyampaikan dokumen-dokumen.

“Ada pernyataan dari BPK, bahwa apabila ada OPD yang tidak proaktif dan pada waktunya tidak menyerahkan dokumen yang sesuai mereka minta, maka secara terpaksa mereka akan tutup pemeriksaan itu dan langsung keluarkan rekomendasi. ini resiko kita pemeriksaan lewat online.” ujarnya.

Sehingga sekda mengharapkan agar pada senin nanti, dokumen yang diminta oleh BPK RI perwakilan Papua ini, dapat segera di serahkan oleh OPD terkait. Ia juga menyampaikan bahwa WTP yang telah diterima sebanyak 4 kali berturut-turut ini, harus tetap dipertahankan hingga 5 kali, hal ini adalah komitmen pemda Kepulauan Yapen.

(Foto : Robby Mesak)

Leave a Reply