Pemkab. Kepulauan Yapen salurkan Bantuan Langsung Kabupaten ( BLK ) ke beberapa kelurahan.

Reporter : VJ Polanunu

Serui – Untuk membantu penuhi kebutuhan masyarakat yang terkena dampak sosial distancing (pembatasan sosial) demi pencegahan penyebaran virus corona, pemerintah daerah memberikan Bantuan Langsung Kabupaten ( BLK ) kepada 4.232 Kepala Keluarga yang berada diwilayah kelurahan. (Rabu, 10/06/2020)

Penyaluran Bantuan Langsung Kabupaten ini, dilakukan secara marathon dari pagi hingga siang hari, pada rabu, 10 Juni 2020 di masing – masing Kelurahan. Pembukaan acara penyerahan bantuan ini ditandai lewat penyerahan BLK secara simbolis oleh Wakil Bupati, Frans Sanadi bersama Forkopimda, Sekda Kepulauan Yapen dan juga Asisten lll setda Kepulauan Yapen, kepada masyarakat yang ada di Kelurahan. Di ketahui terdapat 525 Kepala Keluarga dari kelurahan Serui Jaya, 1434 Kepala keluarga dari kelurahan Serui Kota, 931 Kepala Keluarga dari Kelurahan Anotaurei dan 1342 dari kelurahan Tarau.

Wakil Bupati, Frans Sanadi menjelaskan bahwa di ketahui sebanyak 160 kampung yang ada di Kepulauan Yapen, telah menerima bantuan langsung tunai (BLT) di karenakan terdapat anggaran tersendiri untuk masyarakat yang di kampung, yang dananya bersumber dari pemerintah pusat sehingga untuk diketahui bahwa 2 minggu yang lalu pembagian BLT tersebut sudah selesai di bagikan. Sedangkan untuk kelurahan di seluruh Indonesia tidak ada anggaran khusus seperti yang di terima oleh kampung. Hal ini lah yang mendasari Pemerintah daerah mengambil keputusan untuk membuat kebijakan agar masyarakat di wilayah kelurahan juga bisa menerima bantuan. BLK ini bersumber dari dana APBD Kabupaten dan menurut Wakil Bupati, Frans Sanadi untuk besaran dana yang di terima tidaklah sama, kalau Penerima BLT 1 bulannya di terima Rp.600.000 ( Enam Ratus Ribu Rupiah ), sedangkan Bantuan Langsung Kabupaten (BLK) untuk 1 Kepala Keluarga mendapatkan Rp.1.000.000 dengan perincian dalam bentuk uang tunai Rp.600.000 ( Enam Ratus Ribu Rupiah ) dan Rp. 400.000 ( Empat Ratus Ribu Rupiah ) dalam bentuk sembako. Untuk diketahui bahwa penerima bantuan langsung kabupaten ini, di tetapkan dengan SK dari Bupati Kepulauan Yapen. Frans Sanadi juga menambahkan terkait alasan pemkab menyaluarkan bantuan yang dalam bentuk barang melalui toko/ Kios, dimana hal ini untuk membantu para pedagang Toko/Kios yang juga terkena dampak corona ( Covid-19 ) karena adanya pembatasan jam – jam waktu berjualan, untuk sembako langsung di belanja oleh pemerintah melalui Toko/kios.

” Tidak ada anggaran khusus di kelurahan sehingga pemerintah daerah mengambil kebijakan untuk kita bantu langsung dari dana APBD Kabupaten dan besarannya juga tidak sama, yaitu kalau bantuan kampung itu 1 bulan Rp. 600.000 dan 3 bulan Rp 1.800.000. Namun untuk bantuan langsung kabupaten atau BLK ini, kita bagi hanya 1 kali yaitu 1 kepala keluarga berhak untuk menerima Rp.1.000,000 dengan perincian Rp.600,000 dalam bentuk uang Tunai dan Rp.400,000 dalam bentuk sembako “.

Wabup juga mengucapkan Terima kasih dan rasa hormat kepada semua masyarakat Kepulauan Yapen, karena telah patuh juga taat akan anjuran-anjuran Pemerintah dan oleh sebab itu lah, hingga pada hari ini, Kepulauan Yapen masih terhindar dari virus corona (covid-19) tutupnya.

(Foto dan video : VJ Polanunu & Robby Mesak)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *