Sambut Ramadhan komunitas mari berbagi memberikan beberapa paket sembako ke sejumlah panti dan masjid.

Reporter : Andrew Woria

Serui – Berbagai upaya telah dilakukan tim Mari Berbagi Kepulauan Yapen, untuk membantu masyarakat di tengah situasi pandemi virus corona. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan melaksanakan operasi pasar yang pada hari kamis, 23 April 2020 dipusatkan di kampung Warari distrik, Yapen Selatan.

Kehadiran komunitas Mari Berbagi kali ini dengan menggelar operasi pasar yang bertujuan untuk menstabilkan harga sembilan bahan pokok pada masa siaga darurat, hal ini dijelaskan oleh ketua komunitas mari berbagi, Erny R. Tania di tempat terpisah. Dimana operasi pasar juga sudah dilaksanakan di beberapa distrik seperti di distrik Kosiwo dan Angkaisera sebelumnya.

Di operasi pasar kali ini terpantau sejumlah warga membeli serta memborong gula pasir, yang dijual dengan harga Rp 20.000 per kilo. Falentina, warga warari yang dijumpai humas usai membeli di operasi pasar dikatakannya bahwa dengan adanya operasi pasar sangat membantu warga masyarakat, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti gula pasir, yang jika dibandingkan dengan harga yang dijual di sejumlah toko berkisar antara Rp 24.000 hingga Rp 25.000 per kilo, namun saat ini dapat dijangkau dengan harga Rp 20.000 per kilo. Iya sangat berterima kasih kepada komunitas Mari Berbagi yang telah hadir di kampung Warari. Hal yang sama juga disampaikan oleh Franky Waay selaku ketua RW 01 mewakili kepala kampung mengatakan bahwa dengan hadirnya operasi pasar dari komunitas Mari Berbagi dapat membuat masyarakat sedikit tersenyum karena dapat menjangkau harga sembilan bahan pokok.

Selain melaksanakan operasi pasar komunitas Mari Berbagi juga berkesempatan untuk berbagi dari rezeki yang telah didonasikan kepada sejumlah Yayasan dan masjid, dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan bagi umat muslim di Kabupaten Kepulauan Yapen. Di mana ketika mengunjungi Pondok Panti dan Masjid Muhammadiyah Serui, sejumlah paket bantuan disalurkan kepada penghuni Panti tersebut seperti yang diungkapkan oleh Milka Dori, dimana dirinya berterima kasih dengan kehadiran komunitas Mari Berbagi, yang boleh berbagi rezeki kepada dirinya beserta seluruh penghuni di Panti Asuhan Muhammadiyah. Hal senada juga disampaikan oleh Anton seorang siswa yang menuntut ilmu pada pondok Pesantren Muhammadiyah Serui. Di mana dirinya mengungkapkan banyak terima kasih dan senang karena boleh mendapat sedikit bantuan dari komunitas Mari Berbagi, dirinya pun berharap agar situasi pandemi dapat segera berlalu sehingga aktivitas belajar kembali dapat dilaksanakan.

Pondok Panti Muhammadiyah sendiri mengasuh sebanyak 30 anak. Pimpinan Pondok Panti Muhammadiyah, Ali H. Siregar menjelaskan bahwa apa yang dibagikan dan dilakukan oleh komunitas Mari Berbagi, sangat membantu meringankan beban yang dialami di Panti Asuhan Muhammadiyah.

Sementara bukan hanya di pondok Panti Muhammadiyah saja, tim Mari Berbagi berkesempatan juga untuk berbagi rezekinya kepada Panti Asuhan Hidayatullah Serui, yang mengasuh sebanyak kurang lebih 200 orang. Hal ini sangat disyukuri oleh pengelola Panti Asuhan Hidayatullah, Abdul Kadir yang sangat bersyukur kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala ungkapnya. Dirinya mengungkapkan hal ini bisa menjadi kegembiraan dan kebahagiaan memasuki bulan Ramadan.

 

Tim Mari Berbagi berkesempatan juga berbagi sedikit rezeki kepada masjid Al-hidayah Menawi, Yudi selaku ketua regu satu komunitas Mari Berbagi menyampaikan bahwa pemberian bantuan paket sembako sebanyak 50 paket ini, dikhususkan kepada ibu-ibu mualaf di masjid Al-hidayah Menawi. Yudi menegaskan bahwa paket sembako yang diserahkan kali ini, murni bersumber dari donasi komunitas Mari Berbagi dan bukan menggunakan dana pemerintah daerah. Mewakili komunitas ia berharap agar apa yang telah dibagikan dapat menjadi berkah serta meringankan beban di tengah situasi pandemi dan dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan.

Sementara itu Ariifin Furu selaku pengelolah masjid mengungkapkan syukur, atas apa yang dilakukan oleh komunitas Mari Berbagi di mana di masjid Al-hidayah ini, diberikan paket bantuan sembako sebanyak 50 paket. Penyaluran paket sembako kepada masjid Al-hidayah ini bertujuan juga untuk menyambut bulan suci Ramadhan bagi umat muslim di Menawi. Penyaluran paket sembako ini tidak terlepas dari berbagai bantuan salah satunya yang dilakukan oleh guru-guru dari Indonesia mengajar, Ridha seorang guru Indonesia mengajar mengungkapkan bahwa ia bersama teman-temannya memiliki satu kerinduan untuk dapat bermanfaat bagi sesame, salah satunya yaitu dengan membantu proses penyaluran sembako melalui komunitas Mari Berbagi.

(foto dan video : Vijay Polanunu, Robby Mesak, C.R.I)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *