Gema Injil 96 Tahun di Yedid-Yah Serui Laut

Reporter : Andrew Woria

Serui Laut – Pada hari ini senin, 09/03/2020, warga Serui Laut dan Pasir Hitam melakukan Ibadah ucapan syukur HUT ke 96 tahun Pekabaran Injil di Serui Laut. Ibadah syukuran yang dikuti oleh 2 Jemaat ini berlangsung di Jemaat GKI Yedid – Yah Serui Laut, kampung Nundawipi, Distrik Yapen Selatan, dibawah sorotan thema : “Gema Injil 96 Tahun di Yedid-Yah Serui Laut, Sebagai Bukti Cinta Kasih Allah”.

Turut hadir dalam Ibadah perayaan ini juga perwakilan Polres Kepulauan Yapen, PSW YPK Kepulauan Yapen yang diwakili oleh sekertaris, Isak Torobi dan Badan Pekerja klasis Yapen Selatan yang diwakilkan oleh Wakil Ketua Klasis Yapen Selatan, serta ratusan warga dari dua jemaat yaitu Jemaat GKI  Siloam Bitaundep Pasir Hitam dan tuan rumah Jemaat GKI Yedid – Yah Serui Laut, Kampung Nundawipi.

Ibadah Perayaan HUT PI ke-96 tahun di Serui Laut berlangsung dibawah tajuk khotbah, Injil adalah kekuatan Allah untuk orang yang percaya.

Mewakili pemerintah daerah, Kepala Kesbangpol Kepulauan Yapen, Sonny A. Woria mengatakan bahwa undangan pelaksanaan adalah pukul 15.00 WIT, namun ibadah baru dimulai pukul 17.30 WIT sehingga menjadi catatan penting baginya, ia berharap hal tersebut bisa menjadi evaluasi bagi ketua majelis jemaat, mengingat 4 tahun lagi akan memasuki I abad Injil masuk di Serui Laut sehingga kesiapan potensi jemaat harus dipersiapkan menurutnya.

 “Saya berharap panitia I abad, ketua majelis dan jajarannya bisa berkordinasi lebih lanjut secara intensif, dengan klasis Yapen Selatan untuk menghindari kesalahan hal-hal kecil, yang tidak memberi hikmat dalam pelaksanaan nanti di I abad, ” ungkapnya.

Sementara itu dalam sambutan Bupati yang dibacakan oleh kepala Kesbangpol Kepulauan Yapen juga menjelaskan bahwa pemerintah berharap bahwa diperayaan ini, tidaklah hanya mengenang kembali sejarah perjuangan para pendiri gereja dalam mewartakan injil, akan tetapi harus diikuti dengan kesadaran untuk meneladani pengabdian, kesetiaan dan ketekunan misionaris terdahulu, yang pada waktu itu berada dalam kondisi yang serba terbatas.

(foto  dan video : C.R.I)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *