Layanan VSAT di sejumlah sekolah mati, ini penjelasan kominfo kepulauan Yapen.

Reporter : Andrew Woria

Serui – Sejumlah layanan VSAT di sekolah dan Puskesmas mati, mendapat tanggapan dari Kepala Dinas Kominfo Kepulauan Yapen. Menurut Kepala Dinas Kominfo Kepulauan Yapen, Wellem Zaman Bonai, menjelaskan bahwa perkembangan teknologi ini terus berkembang, sehingga dari BAKTI Kominfo pada tahun 2020 mengganti sejumlah Teknologi VSAT dari teknologi biasa ke teknologi yang lebih canggih, pergantian ini termasuk pada BTS yang sebelumnya 2G menjadi 4G. Sementara Untuk VSAT yang disediakan dari Infokom, kontrak kerjanya pun telah berakhir pada desember 2019 lalu,  dan di 2020 ini akan di perbaharui dengan mengganti perangkat ke teknologi terbaru, sehingga bagi jumlah sekolah yang menggunakan fasilitas tersebut dapat menikmatinya kembali pada akhir Januari setelah kementerian kominfo melakukan pergantian alat tersebut.

Sememtara itu untuk pelayanan pemerintah daerah Kepulauan Yapen, khususnya di sekertariat daerah, Wellem menjelaskan bahwa dirinya telah mendaftarkan penggunaan kabel laut fiber optik Moratelindo, dengan mengajukan kontrak yang ditargetkan penyambungannya akan selesai pada Maret 2020.

Dirinya menambahkan jika kedepannya nanti ada pelaksanaan ujian di sekolah dan mengalami gangguan, maka dengan fasilitas yang dimiliki oleh pemerintah daerah dapat membantu mengatasi permasalahan dalam menghadapi ujian nasional nanti ungkapnya. Berdasarkan laporan yang diterimanya, ada 2 sekolah di Kepulauan Yapen yang telah mendaftarkan untuk menggunakan kabel laut fiber optik. 2 sekolah tersebut yaitu SMK YPK Serui dan SD Negeri Inpres Tingkat Serui. Selain itu Wellem juga berharap agar seluruh sekolah yang ada di dalam kota Serui, dapat menggunakan teknologi FO Moratel tersebut.

Kepala Dinas Kominfo Kepulauan Yapen ini pun, meminta agar semua pihak bersabar dalam proses migrasi teknologi tersebut.

(foto dan Video : Marvin Raubaba)

Leave a Reply