Transpalasi terumbu karang bioreeftek di pantai Lenon, Kabuena.

Kabuena – Dinas perikanan Kepulauan Yapen pada jumat, 29/11/2019, bersama Nelayan Tangkap Kelompok Budidaya, Pokdakan serta penyuluh perikanan, menenggelamkan 4 buah bangker rumpon dasar di lokasi Pantai Lenon (kabuena) distrik Yapen Selatan. Kepala dinas perikanan, Daniel Reba, SE ketika di konfirmasi menjelaskan bahwa Rumpon tersebut terbuat dari bahan alami yang ramah lingkungan, rumpon ini merupakan salah satu alat bantu penangkapan ikan yang manfaatnya sebagai tempat berkumpulnya gerombolan ikan disekitar rumpon.  

“Tujuannya agar nelayan dapat dgn mudah menangkap ikan dan adanya peningkatan  hasil tangkapan.” (jumat, 29/11/2019)

Selain itu juga pihaknya berkesempatan melihat dari dekat progress rumput laut yang ditanam oleh POKDAKAN (kelompok pembudidaya perikanan) dan juga melakukan transpalansi terumbu karang yang disebut Bioreeftek, dimana teknologi ini menghasilkan salah satu jenis terumbu karang buatan.

Bioreeftek merupakan rehabilitasi degan konservasi yang tidak merusak,  karena terbuat dari bahan alami yaitu tempurung kelapa, disisi lain bahan-bahan ini pun mudah didapat. Teknologi tepat guna bioreeftek mudah diaplikasikan atau diadopsi oleh masyarakat lokal dan pembiayaannya pun relatif murah. 

“Saat ini kami buat beberapa sampel saja untuk dikembangkan atau ditaruh pada daerah yang rusak  terumbu karangnya. Yang menarik disini adalah kami mengedukasikan kepada anak-anak  tentang pentingnya terumbu karang bagi ekosistem semua biota perairan, sehingga dari dini anak-anak diajari memelihara terumbu karang dan juga mencintai laut.”

Kegiatan ini terlaksana atas kerjasama dinas perikanan Kepulauan Yapen,  Pokdakan dan Kelompok Nelayan serta Penyuluh Perikanan Kepulauan Yapen.

(jur : Andrew Woria/ sumber foto : Kadis. Perikanan Kab. Kep. Yapen, Daniel Reba)

Leave a Reply