Sosialisasi implementasi sistem monitoring penerimaan pajak daerah dan pemasangan taxonline pada pajak hotel restoran dan hiburan.

Serui – Badan keuangan dan pendapatan daerah Kabupaten Kepulauan Yapen menggelar sosialisasi implementasi sistem monitoring, terkait pemasangan taxonline pada pajak hotel restoran. Kegiatan sosialisasi ini berlangsung pada hari kamis 28/11/2019 di Graha Silas Papare yang dihadiri oleh wajib pajak di kota Serui. Kegiatan sosialisasi ini merupakan implementasi dari taxonline, serta dibuka secara langsung oleh Wakil Bupati Kepulauan Yapen.

Selaku narasumber dari KPP Pratama Biak, Indi Nuraziz Saputra yang ditemui humas mengatakan bahwa sosialisasi kali ini, lebih ditekankan kepada perbedaan antara pajak pusat dan pajak daerah. Dimana sebelum tahun 2009, pajak sendiri masih masuk ke pusat, namun setelah ada undang-undang yang dibuat oleh DPRD pada tahun 2009, terjadi pembiasan antara pajak daerah dan pajak pusat. Indi juga menjelaskan bahwa sosialisasi kali ini juga lebih dijelaskan terkait yang termasuk dalam pajak daerah dan apa saja yang termasuk dalam pajak pusat. Pajak daerah sendiri mengalokasiannya digunakan untuk memajukan otonomi daerah sendiri, sama halnya juga dengan pajak pusat ungkapnya.

“Untuk pajak sendiri kita tahu bersama bahwa manfaatnya ini tidak langsung dirasakan oleh orang yang bersangkutan, tetapi bertahap melalui pembangunan jalan, pembangunan jembatan dan sebagainya itu bisa dirasakan secara tidak langsung”

Sementara itu pemerintah Kepulauan Yapen melalui Wakil Bupati, Frans Sanadi, B.Sc, S.Sos, MBA menjelaskan bahwa hari ini adalah sosialisasi implementasi pemberdayaan taxonline pembayaran pajak, berupa pajak restoran, pajak rumah makan, serta pajak hiburan di Kepulauan Yapen.

“Dengan pemaparan taxonline ini kita harapkan, para wajib pajak ini secara online bisa memonitori membayar pajaknya dengan evaluasi, sehingga tidak ada lagi hal-hal yang berkembang di luar itu”

Dengan menggunakan sistem taxonline, menurut Wakil Bupati semuanya dapat dikendalikan dengan baik, sehingga penerimaan daerah yang bersumber dari 3 jenis pajak tersebut benar-benar akan masuk sebagai penerimaan daerah, yang dapat meningkatkan pendapatan asli daerah di Kepulauan Yapen.

Pada sosialisasi ini dihadiri langsung oleh sejumlah pejabat dan muspida diantaranya Kapolres Kepulauan Yapen, AKBP. Kariawan Barus, S.H, S.IK, MH, Asisten III Bidang Administrasi Umun, Ernny R. Tania, S.IP, kepala dinas perhubungan, Ronny Ayorbaba, Kepala Inspektorat, Drs. Alex Kiriweno,  M.Si,  serta pejabat lain nya.

(jur : Andrew Woria/ foto : Marvin Raubaba)

Leave a Reply