Ini pesan Bupati dalam sidang jemaat ke-II GKI Yedidyah, Serui Laut.

Serui Laut – Dalam sidang jemaat ke-II GKI Yedidyah, Serui Laut tahun 2019 yang dihadiri langsung oleh Bupati Kepulauan Yapen, Tonny Tesar, S.Sos, Kapolres Kepulauan Yapen, AKBP Kariawan Barus, S.H, S.IK, M.H, Dandim 1709 Yawa, Letkol Inf. Leon Pangaribuan, Asisten III Setda bidang administrasi umum, Erny R. Tania, S.Ip.

Bupati Kepulauan Yapen, Tonny Tesar, S.Sos dalam sambutannya menjelaskan bahwa kehadiran pemerintah daerah, beserta jajaran muspida untuk bersama-sama dekat dengan masyarakat di jemaat GKI Yedidyah, Serui Laut. Tema besar yang diangkat dalam sidang jemaat kali ini yaitu mengangkat tema sentral GKI di tanah Papua, datanglah kerajaan-Mu dengan subtema melalui sidang jemaat ke-II GKI Yedidyah, Serui Laut diharapkan bahwa jemaat ini sudah bisa dewasa, mandiri serta misioner dalam hal peningkatan ekonomi jemaat, hal tersebut disampaikan oleh Bupati Kepulauan Yapen, Tonny Tesar, S.Sos dalam sambutannya.

“Diharapkan dengan adanya peningkatan ekonomi Jemaat, maka gereja kita bisa dewasa dan misioner, jika Jemaat Yedidyah sudah bisa mandiri maka tujuan pemerintah untuk membangun kesejahteraan masyarakat dapat terwujud, karena jemaat ini adalah warga masyarakat Kepulauan Yapen” (senin, 25/11/2019)

Selaku pimpinan daerah Bupati Kepulauan Yapen, Tonny Tesar, S.Sos memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada panitia sidang jemaat ke-II GKI Yedidyah, Serui laut, atas kebersamaan untuk membangun Kabupaten Kepulauan Yapen dengan menciptakan masyarakat yang sejahtera. Dirinya berharap bahwa apa yang akan dibicarakan dalam sidang jemaat ke-II tersebut, selain berbicara tentang evaluasi pelayanan selama setahun yang telah dilaksanakan, tetapi juga merencanakan program-program kerja di tahun 2020 yang akan datang agar lebih baik lagi dari program kerja sebelumnya. Selain itu Bupati Tonny juga mengajak kepada peserta sidang jemaat agar tidak saling mencari kesalahan, akan tetapi dapat bersama-sama mengevaluasi program kerja, lewat berbicara dengan kepala yang dingin dan hati yang baik sehingga dapat melakukan perbaikan bagi program kerja yang ada.

(jur : Andrew Woria/ foto : Marvin Raubaba).

Leave a Reply