KONFRENSI IKATAN GURU TAMAN KANAK-KANAK INDONESIA, DI KEPULAUAN YAPEN

Ikatan guru taman kanak-kanak Indonesia, di Kepulauan Yapen melaksanakan konferensi kerja yang dihadiri langsung oleh ketua IGTKI Provinsi Papua, Ketua PGRI Kepulauan Yapen, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kepulauan Yapen,  dimana IGTKI merupakan organisasi profesi guru TK yang menyiapkan generasi milenial di era revolusi industri 4. 0.
Guru sebagai ujung tombak pelaksana pendidikan, dituntut memiliki integritas dan kemampuan profesional yang tinggi agar mampu melaksanakan pengabdiannya mencerdaskan anak usia TK sebagai penerus bangsa.
Hal tersebut disampaikan ketua IGTKI Kepulauan Yapen, Dwi Siswandani dalam sambutannya.
Untuk diketahui anggota IGTKI PGRI di Kepulauan Yapen terdiri dari 14 TK yang tersebar di distrik Yapen Selatan 12 TK, distrik Angkaisera 1 TK dan distrik Yapen Timur 1 TK serta direncanakan akan dibuka lagi 1 TK Negeri di distrik Marau, jumlah TK Negeri ada 2 dan yang swasta ada 12 TK.
Dwi juga menjelaskan bahwa jumlah tenaga guru TK yang berstatus PNS sebanyak 28 orang guru, untuk guru yang diangkat dengan kategori 2 ada 14 orang guru dan berstatus non PNS berjumlah 73 orang.
Sementara itu ketika dijumpai kepada ketua IGTKI Provinsi Papua, Florence Adolce Boray menjelaskan agar  dikonferensi kerja kali ini, para anggota IGTKI Kepulauan Yapen dapat memilih susunan pengurus yang dapat bekerja untuk lima tahun ke depan. Selain itu ada juga beberapa program kerja yang diturunkan dari tingkat nasional ke provinsi hingga ke kabupaten kota, sehingga dirinya berharap agar adanya sinkronisasi organisasi ini bisa maju dalam rangka memajukan Pendidikan Anak Usia Dini secara khusus pendidikan formal PAUD yang ada di taman kanak-kanak.
Sementara itu mewakili Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Saskar Paiderouw  kepada humas menjelaskan bahwa IGTKI sebagai organisasi profesi dapat memilih kepengurusan secara demokrasi, dan yang terpilih merupakan  guru-guru yang benar bisa bertanggung jawab untuk menjalankan roda organisasi ini.
Saskar juga memberikan apresiasi kepada IGTKI Kepulauan Yapen, pasalnya dalam data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, IGTKI kepulauan Yapen merupakan organisasi yang aktif melaksanakan kegiatan pembinaan kepada guru-gurunya menurut Saskar.
Kadis P dan K ini juga, menjelaskan bahwa ada beberapa pesan dari IGTKI Provinsi Papua yang menjadi catatan, diantaranya pendidikan profesi guru,  operasional TK yang selama ini dibiayai oleh APBD Kabupaten, tetapi dari APBN untuk TK belum ada.
tim liputan Humas Setda Kabupaten Kepulauan Yapen.