the official website of the Kabupaten Kepulauan Yapen
KUNJUNGAN KERJA MRP KELOMPOK KERJA PEREMPUAN Previous item UPACARA PERINGATAN HARI... Next item PERESMIAN DAN PENTABISAN...

KUNJUNGAN KERJA MRP KELOMPOK KERJA PEREMPUAN

Serui – Kunjungan MRP Kelompok Kerja Perempuan beberapa waktu lalu pada rabu, 29/05/2019 melakukan kunjungan kerja dalam rangka pengawasan dan pemantauan dana otonomi khusus untuk emapat bidang prioritas dan fasilitasi daya serap life skills bagi perempuan asli Papua di wilayah adat Saireri Kabupaten Kepulauan Yapen.

Kunjungan tersebut berlangsung selama dua hari, dimana pada hari pertama giat yang dilakukan yaitu mengadakan pertemuan guna berdiskusi dengan pemerintah yaitu dinas-dinas yang terkait dengan pengelolaan dana otsus, agar dapat diketahui apa saja kendala-kendala yang dihadapi oleh pemerintah dalam pengelolaan dana otsus tersebut.

Dalam wawancaranya Leonora Wonatorei salah satu dari anggota MRP perwakilan Kepulauan Yapen menyampaikan bahwa “kami telah mendengar langsung penjelasan dari masing-masing Skpd tentang dana otsus yang diberlakukan di Kabupaten Kepulauan Yapen ini oleh setiap Skpd kepada masyarakat ,selanjutnya kami akan menterjemahkan semua persoalan tersebut sehingga kami bisa mendapatkan solusi yang bisa menguntungkan masyarakat Kabupaten Kepulauan Yapen ke depan, dalam hal ini pengelolaan dana otsus oleh Skpd-Skpd terkait”.

Pada hari berikutnya tim MRP Kelompok Kerja melanjutkan kunjungannya ke distrik Ambai guna bisa melihat langsung cara pengelolaan dana otsus dimasyarakat distrik Ambai khususnya para perempuan asli Papua apakah sudah menyentuh atau masih ditemukan adanya kendala-kendala, dalam wawancaranya Leonora Wonatorei menyampaikan bahwa “dari hasil pertemuan mereka dengan masyarakat secara langsung dan setelah melakukan survei dengan kuisioner ditemukan bahwa masyarakat khususnya perempuan asli Papua dalam hal ini perempuan Ambai, sebagian menjawab bahwa dana otsus telah benar-benar menyentuh melalui prospek untuk pemberdayaan perempuan namun belum merata kepada semua perempuan, hal ini disampaikan oleh Leonora Wonatorei bahwa belum meratanya dana otsus untuk pemberdayaan perempuan dipengaruhi oleh minimnya dana otsus yang digunakan untuk pemberdayaan perempuan”.

HARI PERTAMA

 

HARI KEDUA

Humas Setda Kabupaten Kepulauan Yapen

Fotografer Marvin Raubaba