Serui – Proses Pelepasan Jenazah Mantan Wakil Bupati Frans Sanadi berlangsung penuh haru, bagi keluarga besar Sanadi, Sayuri, Suweni dan seluruh masyarakat Kepulauan Yapen yang hadir. Begitu dilepaskan dari rumah duka di jalan Hasanudin Serui, Jenazah ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Kepulauan Yapen ini di pikul oleh seluruh Kader partai Golkar kepulauan Yapen menuju ke Mobil Jenazah yang selanjutnya dibawah menuju ke Gedung Silas Papare Serui dan disambut oleh praja IPDN selanjutnya diserahkan dari Pihak Keluarga kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Yapen.

Kepergian Mantan Wakil Bupati Frans Sanadi meninggalkan duka bagi istri Ibu Konstantina Suweni dan lima orang anak, serta seorang cucu:

1. Yeremia Sanadi

2. Edward Sanadi

3. Ronaldo Sanadi

4. Aurelie Letri Sanadi

5. Christianto Sanadi.

Almarhum Frans Sanadi jatuh sakit sejak 25 April 2022 dan di rujuk ke Rumah Sakit Provita di Jayapura. 4 bulan dirawat diprovita almarhum Mantan Wakil Bupati Frans sandi kembali di rawat di ICU RSUD Serui selama 2 bulan dan pada tanggal 31 Oktober 2022, sekitar pukul 03.46 dini hari, almarhum Frans Sanadi menghembuskan nafas terakhirnya dalam usia 65 Tahun, 2 Minggu 3 hari. Dari Silaspapare, Jenazah almarhum Frans Sanadi akan dibawah ke gedung gereja GKI Imanuel Serui Kota untuk dilakukan penutupan permanen oleh phmj GKI Imanuel Serui Kota dan akan dimakamkan di pekuburan Keluarga Banua di Warari.

Foto : Humas Yapen