Serui – Bupati Kepulauan Tonny Tesar, didampingi Sekretaris Daerah, Dandim 1709 Yawa, Kepala Kejaksaan Negeri Serui, serta Wakapolres Kepulauan Yapen,pada hari Selasa, 30/08/2022 mengikuti Rapat kordinasi pengendalian inflasi daerah yang dihadiri langsung oleh Menteri Dalam Negeri melalui Zoommeting.

rapat kordinasi ini berlangsung dibawa Tema Kebersamaan dalam menangani Inflasi Daerah dengan Baik dan Lancara.Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian dalam Pengantarnya mengatakan bahwaPresiden dalam berbagai kesempatan menyampaikan perlu langkah langkah untuk menangani Inflasi. Inflasi yang terjadi saat ini, intinya bahwa dengan adanya pandemi semua negara menghadapi krisis kesehatan berbesar dalam sejarah umat manusia, kita bersyukur karena kita termasuk Negera yang bisa mengendalikan Covid dan survive secara ekonomi. Dari perjalanan akhir 2019 hingga 2022, Indonesia termasuk sukses mengendalikan pandemi dengan pertumbuhan ekonomi naik ke 5,4 persen. Masih banyak negara lain yang menghadapi pandemi covid 19.

Mendagri juga telah menandatangani instruksi Mendagri bahwa Seluruh kabupaten kota di Indonesia masuk level 1 terkendali hijau. Namun harus diwaspadai adalah ketidakmampuan negara lain dalam mengatasi dan tidak menjaga ekonomi mereka akan berdampak karena Indonesia adalah bagian dari sistim ekonomi global, ditambah Krisi perang Rusia dan Ukraina ini akan berdampak kepada seluruh dunia.Di tengah situasi ini, mungkin di daerah banyak yang belum paham dan menyangka tidak ada dampak bagi daerah, namun Pemerintah pusat telah melakukan langkah langkah untuk meredam dengan melakukan subsidi, mulai diawal tahun 152 triliun berkembang menjadi 502 triliun, pertanyaan nya sampai kapan ? Sehingga harus diwaspadai jangan sampai inflasi menjadi tidak terkendali.

Mendagri menyampaikan juga bahwa Dalam pertemuan ini Perlu upaya bersama dalam mengendali inflasi, langkah langkah apa yang perlu dilakukan oleh pusat dan daerah.Kepala BPS Margo Yuwono menjelaskan bahwa salah satu tugas adalah mengendalikan inflasi karena jika tak terkendali dapat menggangu pemulihan ekonomi, sehingga tugas bersama adalah menjaga inflasi.

Ada 90 kota yang mewakili inflasi nasional yang dipantau oleh BPS, yang telah melebih target inflasi (maksimal 4, 94% secara Nasional) sudah ada 76 kota yang harus diperhatikan karena sudah melebihi target yang diberikan oleh B.I, Kenaikan harga relatif tinggi pada komoditas dengan bobot besar Daerah perlu memperhatikan komoditas yang andil besar terhadap inflasi sehingga perlu dijaga perkembangan harga nya.

Dody Budi Waluyo Deputi Gubernur BI dalam Kesempatan Saran dan masukan kepada Pemerintah menyampaikan bahwa inflasi adalah permasalahan global, ada 35 Negera melakukan proteksi ekspor pangan ke negara lain untuk menjaga keamanan pangan mereka.

Rapat Tingkat Nasional ini dihadiri oleh Kepala Badan Pusat Statistik, Wamendagri, Menteri Desa, Perwakilan Jaksa Agung, Deputi Bidang Pengawasan mewakili Kepala BKP, Deputi Gubernur BI, Perwakilan Menkeu, Perwakilan Mensos,