Serui – Stok BBM pada fuel terminal Serui dipastikan aman, namun tidak sesuai kenyataan yang terjadi di lapangan dimana masih terlihat Puluhan kendaraan roda dua maupun roda empat ikut Antrian panjang untuk memperoleh BBM pada SPBU Serui.

Ketika dikonfirmasi terkait dengan ketersediaan bahan bakar minyak pada PT.Pertamina fuel terminal Serui, Agustinus Alexander selaku Manager Fuel terminal manager Serui menyampaikan bahwa stok BBM saat ini tersedia full. Namun dirinya sendiri tidak mengetahui bahwa terjadi kelangkaan BBM di tengah masyarakat yang menyebabkan masyarakat kesulitan untuk mendapatkan BBM.

“Kalau dibilang langkah di lapangan seharusnya bukan tupoksi kami lagi untuk mencari tahu dibawah kenapa harus langkah. Padahal kalau mau dibilang stok kami di belakang ini banyak, barusan kapal masuk bawa lagi pertalite” ujarnya

Agustinus Alexander menjelaskan bahwa cover Day ketahanan stok saat ini dapat mencapai 10 hari kedepan untuk membackup penyaluran lokal sesuai dengan rencana penyaluran dari lembaga penyalur.

Terkait masalah regulasi penentuan Kouta sendiri bukan wewenan Pertamina, tetapi sebagai perusahaan penugasan dan secara perhitungannya kuota tersebut telah disuplai sesuai dengan jatah nya diserui. Menurutnya harus ada pengawasan di tingkat bawah oleh pemerintah daerah atau Disperindag maupun satuan tugas terkait, tentang pola mekanisme permintaan kuota di lembaga lembaga penyalur.

Dirinya pun juga meminta kepada masyarakat agar memahami tugas pokok dari Pertamina yaitu terbatas pada menyediakan stok bahan bakar pada fuel terminal Serui. Setiap harinya sebanyak 45 KL diangkut oleh mobil agen dari Fuel Terminal Serui untuk disalurkan ke 6 Lembaga Penyalur BBM dan tentunya tergantung kepada permintaan dari lembaga penyalur.

 

Foto : Andrew Woria