Reporter : Vijay Polanunu

Serui – Panas serta rasa lelah yang dirasakan tak membuat semangat dari Tim Peduli Kasih yang terhimpun dalam 12 Komunitas di Kabupaten Kepulauan Yapen goyah, dengan cara Ngamen atau bernyanyi di Pasar Aroro Iroro Serui, Tim Peduli Kasih dengan Aksi 1000 mencoba untuk menghibur masyarakat yang berbelanja dan juga para pedagang di Pasar Aroro Iroro Serui pada hari Rabu, 14 April 2021 dan di lanjutkan pada hari Kamis, 15 April 2021 yang bertempat di Alun – alun Kota Serui, yang dihadiri langsung oleh Wakil Bupati, Frans Sanadi, B.Sc, S.Sos, MBA yang di dampinggi oleh Istri yaitu Ibu Tina Sanadi dan juga turut hadir Staf Khusus Bupati.

Dalam sambutanya Frans Sanadi memberikan apresiasi kepada semua Komunitas yang terhimpun dalam Tim Peduli Kasih untuk NTT, dimana menurutnya kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian antara sesama, menurutnya seluruh komponen bangsa harus bersama – sama bertanggung jawab untuk memberikan bantuan dan dukungan demi meringankan beban mereka yang tertimpa bencana alam, Wabup Frans juga berharap kegiatan yang dilakukan oleh 12 Komunitas yang terhimpun dalam Tim Peduli Kasih tersebut, bisa dilaksanakan dengan penuh semangat dan dilandasi solidaritas serta keiklasan.

” Saya berharap kegiatan kemanusiaan yang dilakukan hari ini dapat dilaksanakan dengan penuh semangat dan di landasi solidaritas dan keihklasan.”

Tak hanya dengan cara Ngamen atau bernyanyi, Tim Peduli Kasih juga mencari sumbangan dengan cara berdiri di lampu merah dan di pinggir jalan Raya dengan menggunakan karton dan Spanduk  demi menggalang bantuan guna membantu korban bencana di NTT.

Selaku penanggung jawab kegiatan dan Ketua Komunitas Suanggi, Marinus Manufandu saat diwawancarai oleh Humas Pemda dirinya berterima kasih kepada masyarakat kabupaten Kepulauan Yapen yang telah dengan ihklas mau menyumbang untuk bencana alam yang terjadi di NTT melalui aksi yang dilakukan oleh Tim Peduli Kasih ini, Marinus Manufandu juga menjelaskan bahwa walaupun mereka tidak saling kenal namun siapa saja yang menjadi korban banjir di NTT adalah saudara, namun menurutnya aksi yang dilakukan adalah dari sisi kasih dan bagaimana cara untuk memanusiakan manusia di atas bangsa dan negeri, maka dirinya dan Tim Peduli Kasih berupaya semampunya mengumpulkan uang untuk meringankan beban korban bencana yang terjadi di NTT, dalam kesempatan yang sama  juga Marinus Manufandu mewakili Tim peduli kasih berkesempatan mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa kepada umat islam di kabupaten Kepulauan Yapen yang sementara menjalankan ibadah puasa, dirinya berharap Umat Islam dapat menjalankan ibadah puasa dengan baik sehingga mendapatkan ridho Allah SWT bagi setiap pribadi yang menjalankan dengan baik.

” kami menyampaikan terima kasih yang sebesar – besarnya atas segala dukungan dari masyarakat kab.kepulauan yapen terhadap aktivitas yang sedang kita lakukan untuk menolong saudar – saudara kita di NTT.”

(foto : Vijay Polanunu)