korupsi

Kejaksaan Tinggi Papua Panggil Tersangka Dugaan Korupsi Pasar Inpres Serui

SeruiĀ  – Kejaksanaan Tinggi Papua melakukan panggilan dan pemeriksaan lima tersangka dugaan kasus korupsi dana pembangunan Pasar Inpres Serui, lima tersangka dugaan kasus korupsi dana pembangunan pasar inpres serui sebesar 50 millyar rupiah di era bupati Ir. Daud Soleman Betawi dan wakil bupati Drs. Decky Nenepat yang ditangani kejaksaan tinggi papua memasuki tahapan pemanggilan dan pemeriksaan, demikian penjelasan Kepala Kejaksaan Negeri Serui Damran, SH kepada wartawan, di katakan pemanggilan terhadap lima orang, kasus pembangunan Pasar Inpres Serui tahun 2010 telah dilakukan kejaksaan Serui dengan menyerahkan surat pemanggilan ke masing – masing dan ini merupakan panggilan kedua, dikatakan kepala kejaksaan negeri serui pihaknya akan terus melakukan panggilan sampai tiga kali dan jika panggilan ini tidak dihadiri oleh lima orang tersangka maka pihaknya akan melakukan pemanggilan paksa oleh kejaksaan negeri Serui, dalam pemanggilan terhadap lima orang tersangka kasus pembangunan pasar inpres serui hanya ada orang yang tidak menghadiri pemanggilan tersebut yang berinisial AW, dari dua kali pemanggilan kejaksaan akhirnya selasa 8 juli 2014 empat tersangka dugaan kasus korupsi dana pembangunan pasar inpres serui memenuhi panggilan kejaksaan, sedangkan satu tersangka tidak menghadiri panggilan tersebut. Lima tersangka tersebut, dua diantaranya pejabat aktif di PEMDA YAPEN yang berinisial AN dan DA sedangkan tiga lainnya yang berinisial YPA, DN dan AW adalah mantan penjabat di Yapen, kepala Kejaksaan Tinggi Papua Marully Hutagalung seperti di lansir bagian humas pro setda mengatakan untuk satu tersangka yang masih mangkir dari panggilan kejaksaan akan di jemput paksa dimanapun berada, menurut kepala kejaksaan tinggi papua kasus dugaan korupsi dana pembangunan Pasar Inpres Serui sebesar 50 millyar rupiah masih terusĀ  didalami.