Reporter : Vj Polanunu

Serui – Dinas Perikanan Kab. Kepulauan Yapen melakukan Rapat Evaluasi Pengembangan Budidaya Rumput Laut, Rapat yang di lakukan diruang rapat dinas perikanan tersebut di hadiri oleh Yan Elvid Wayeni, S.Pi, M.Si Kabid Produksi Kelautan dan Perikanan Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Papua. (Selasa, 21/10/20).

Kepala Dinas Perikanan Kab. Kepulauan Yapen, Daniel Reba, SE menjelaskan bahwa Rapat bersama Kabid. Produksi Kelautan dan Perikanan Dinas Perikanan Provinsi Papua adalah tentang Potensi Pengembangan Rumput Laut, data luasan yang sedang di garap dan kelompok – kelompok pembudidaya yang ada di Kepulaun Yapen. Dirinya juga menjelaskan dari rapat tersebut didapati bahwa potensi dari pembudidaya rumput laut di Kepulauan Yapen yang berada di Distrik Kosiwo, Distrik Kepulauan Ambai, Teluk Ampimoi, Distrik Wonawa, Distrik Yerui dan Dsitrik Poom.

Menurut Daniel Reba, SE. ketersediaan lahan yang ada di Distrik Kep. Ambai sebesar 59 hektar namun baru dapat di gunakan seluas 2 hektar, Distrik Kosiwo terdapat 20 hektar dan baru di gunakan  seluas 2 hektar dan Distrik Ampimoi terdapat 7 hektar, namun baru di gunakan seluas 1 hektar untuk membudidayakan rumput Laut.

“Khusus ketersediaan lahan yang ada di Distrik Kepulauan Ambai kita memiliki 59, sedangkan Distrik Kosiwo kita punya sekitar 20 hektar, Distrik Teluk Ampimoi kita punya 7 hektar dan pemanfaatkan lahan di Distrik Kosiwo kampung Sarwandori kita baru menggunakan 2 hektar dari 20 hektar yang tersedia. Sementara di Distrik Kepulauan Ambai kita baru menggunakan 2 hektar dari 59 hektar dan di Dsitrik Teluk Ampimoi kita mempunyai 7 hektar tapi kita baru menggunakan 1 hektar yang ada.“

Setelah melakukan Rapat Evaluasi, Kabid. Produksi kelautan dan Perikanan Dinas Perikanan dan kelautan Provinsi Papua, didampingi Kadis Perikanan Kab. Kepulauan Yapen, Daniel Reba, SE dan beserta staf melajutkan kegiatan ke Ambai guna bertemu langsung dengan pembudidaya rumput laut.

Kabid Produksi kelautan dan Perikanan Provinsi Papua, Yan Elvid Wayeni, S.Pi, M.Si. bahwa setelah mengecek langsung Tingkat Produktifitas Pembudidaya Rumput Laut di Ambai, dirinya menyampaikan bahwa tempat ini merupakan spot atau lokus yang terbaik dari sisi teknis, namun  masyarakat di Ambai masih kesulitan untuk mendapatkan pasar dan benih dari Rumput Laut.

Yan Elvid Wayeni menyampaikan bahwa Dinas kelautan dan Perikanan Provinsi Papua, khusus untuk pembudidayaan Rumput Laut memang berfokus di dua daerah yaitu Kab. Kepulaun Yapen dan Kabupaten Supiori, namun menurutnya dari hasil evaluasi tersebut jika tidak ada lagi yang dapat di kembangkan, namun masih memiliki potensi maka akan diadakan pembedahan kembali di tingkat Provinsi, agar tidak ada lagi investasi atau kos yang di turunkan oleh pemerintah ataupun swasta untuk budidaya Rumput Laut yang sia-sia dan juga akan dihidupkan kembali dengan menggunakan metode – metode yang baik seperti metode orang asli papua, mengigat kebanyakan pembudidaya rumput laut adalah masyarakat asli papua.

(foto dan video : VJ Polanunu)